Tanpa Adanya Pemain Naturalisasi, Pemain Timnas Olahraga Basket Indonesia Kurang Percaya Diri

Tanpa Adanya Pemain Naturalisasi,  Pemain Timnas Olahraga Basket Indonesia Kurang Percaya Diri
02 Jun
2020

Saat Ini timnas basket Indonesia akan berlaga di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021. Indonesia akan melakoni laga kandang dua kali pada akhir penghujung Februari 2020. Laga pertama melawan Korea Selatan pada Kamis (20/2/2020) malam WIB. Kemudian timnas basket Indonesia bakal menjamu Filipina tiga hari kemudian. Kedua laga kandang ini dimainkan di Mahaka Arena, Kelapa Gading, Jakarta. Timnas juga harus siap dengan semua keadaan yang kini harus lebih percaya diri dalam melakoni laga tersebut. karena laga sudah bergulir, dalam kondisi apapun timnas harus siap dan yakin dengan lawan mereka nanti.

Jelang dua laga kandang melawan Korsel dan Filipina, Timnas Basket Indonesia mendapat kabar buruk. Dua pemain naturalisasi yakni Brandon Jawato dan Lester Prosper belum bisa diturunkan. Proses naturalisasi Prosper dan Jawato belum selesai. Keduanya belum mendapatkan paspor Indonesia sehingga tak bisa diturunkan pelatih Rajko Toroman. Hal in I menjadi cambukan berat bagi tim nasional atas hal tersebut.

“Sampai sekarang masih di Presiden. Belum selesai dan dari kami akan memakai skuat semua orang Indonesia,” kata Ketua Umum PP Perbasi, Danny Kosasih. Padahal Prosper dan Jawato sudah cukup lama bersama skuat timnas basket Indonesia. Keduanya juga turun saat timnas Basket Indonesia main di Indonesian Basketball League (IBL) sebagai tim Indonesia Patriots.

Absennya Prosper dan Jawato membuat timnas basket Indonesia akan turun dengan 100 persen pemain lokal. Pengganti keduanya adalah dua pemain muda, Derrick Michael dan Muhammad Arighi. Namun tanpa adanya kehadiran mereka timnas kini sudah tidak menjadi percaya diri, dengan adanya kedua pemain naturalisasi tersebut, tempo permainan juga bisa berubah sangat drastis dan penguasaan lapangan juga bisa mereka tampilkan, karena pengalaman permainan mereka sudah diatas rata-rata pemain lokal

Prosper dan Jawato diharapkan sudah bisa main pada windows kedua Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 saat tandang ke Thailand dan Korea pada November 2020.“Setelah ini kan ada windows kedua melawan Thailand (27 November) dan Korea (30 November), kami harap prosesnaturalisasinya sudah selesai,” sambung Danny.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *